Macam-macam Tauhid dan Pengertiannya

Related Post: Macam-macam Tauhid dan Pengertiannya

BLOGSANTRI.COM – Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baaz rahimahullah_ Macam-macam Tauhid itu ada tiga macam: Tauhid rububiyyah, Tauhid Uluhiyyah dan Tauhid Al-Asma was Sifat.

  1. Tauhid Rububiyah, yaitu Mengimani bahwasanya Allah itu Yang Mencipta segala sesuatu, Yang Mengatur segala sesuatu, tiada sekutu bagiNya dalam itu semua.
  2. Tauhid Uluhiyyah, yaitu Mengimani bahwasanya hanya Allah Yang diibadahi dengan benar tiada sekutu bagiNya dalam hal itu. Dan ini adalah makna Laa ilaaha illallahu, karena maknanya adalah : Tidak ada yang diibadahi dengan benar kecuali Allah semata. Maka seluruh peribadatan, seperti shalat, puasa dan selainnya wajib untuk dimurnikan untuk Allah semata, tidak boleh memalingkan sedikitpun dari itu semua kepada selain Dia.
  3. Tauhid Al-Asma was Sifaat, yaitu Mengimani bahwasanya segala apa yang diriwayatkan dalam Al-Quran Al-Kariim atau dalam hadits yang shahih dari Nama-nama dan sifat-sifat Allah dan menetapkannya bagi Allah semata yang sesuai dengan KeagunganNya Yang Maha Suci, dengan tanpa melakukan Tahrif (menyelewengkan makna), Tanpa ta’thil (menolaknya), Tanpa takyiif (menanyakan bagaimananya), dan tanpa melakukan tamtsiil (menyerupakan dengan makhlukNya).

Dalam rangka mengamalkan firmanNya:

 

قُلۡ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ. ٱللَّهُ ٱلصَّمَدُ. لَمۡ یَلِدۡ وَلَمۡ یُولَدۡ. وَلَمۡ یَكُن لَّهُۥ كُفُوًا أَحَدُۢ

 

Artinya:

“Katakanlah wahai Nabi, Allah itu Maha Esa, Allah itu tempat bersandar segala makhluk, Dia tidak beranak dan tidak diperanakkan, dan tiada sesuatupun yang setara dengan Dia.”_ [QS. Al-Ikhlas: 1-4]

Dan juga firman Allah:

 

لَیۡسَ كَمِثۡلِهِۦ شَیۡءࣱۖ وَهُوَ ٱلسَّمِیعُ ٱلۡبَصِیرُ

 

Artinya:

“Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia. Dan Dia Yang Maha Mendengar, Maha Melihat.” [QS. Asy-Syura: 11]

Sebagian ulama membagi Tauhid menjadi dua macam, dengan memasukkan Tauhid Al-Asma was Sifaat ke dalam Tauhid Rububiyah dan permasalahan ini tidak perlu diperdebatkan, karena yang dimaksud itu sudah jelas dalam dua macam pembagian tadi.

Sumber: Kitab Ad-Durus Al-Muhimmah Li ‘aamat Al-Ummah 7-8

- Advertisement -

Get in Touch

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related Articles

immimpangkep.ponpes.id

spot_img

Get in Touch

78,000FansSuka
5,000PengikutMengikuti
10,000PelangganBerlangganan

Latest Posts