Related Post: Keutamaan Besar bagi Penghafal Al-Qur’an
BLOGSANTRI.COM – Seberapa akrab kita dengan Al-Qur’anul Karim? Seberapa banyak Firman Allah SWT (Ayat-ayat dari Al-Qur’anul Karim) yang telah kita hafalkan?
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
اقرأوا القرآن فإنه يأتي يوم القيامة شفيعا لأصحابه
Artinya:
“Bacalah Al Qur’an, karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai syafa’at bagi shahibul Qur’an” (HR. Muslim 804)
Siapa itu shahibul qur’an? Asy-Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani menyatakan, “Ketahuilah, makna dari shahibul Qur’an adalah orang yang menghafalkan Al-Qur’an di hati.”
Berdasarkan sabda Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam :
يؤم القوم أقرؤهم لكتاب الله
Artinya:
“Hendaknya yang mengimami sebuah kaum adalah yang paling aqra’ terhadap kitabullah”
Maksudnya yang paling hafal. Maka derajat surga yang didapatkan seseorang itu tergantung pada banyak hafalan Al Qur’annya di dunia, bukan pada banyak bacaannya, sebagaimana disangka oleh sebagian orang.
Lihat pula: Fadhilah Kecerdasan dari Membaca Al-Qur’an
Maka disini kita ketahui keutamaan yang besar bagi pada penghafal Al Qur’an, namun dengan syarat bahwa ia menghafalkan Al Qur’an untuk mengharap wajah Allah tabaaraka wa ta’ala, bukan untuk tujuan dunia atau harta semata”. (Silsilah Ash-Shahihah, 5/281).
Wallahu ‘alam bish-shawab. (*)

