Related Post: Mengapa Mesti Belajar Matan Tuhfatul Athfal?
Soal :
Adakah hal-hal yang perlu diingatkan dalam membaca kalimat (وَلا الضَّالِّينَ ) dalam surat Al-Fatihah ?
Jawaban :
▪️ Huruf dhad adalah huruf istithalah (Pengertian istithalah secara bahasa berarti memanjangkan, sedangkan dalam istilah tajwid istithalah adalah:
اِمْتِدَادُ اللِّسَانِ مِنْ أَقْصَى حَافَةِ اللِّسَانِ إِلَى أَدْنَى حَافَةِ اللِّسَانِ عِنْدَ النُّطْقِ بِالْحَرْفِ الضَّادِ حَتَّى يَتَّصِلَ بِمَخْرَجِ اللَّامِ
Istithalah adalah memanjangkan lidah dari tepi lidah bagian pangkal sampai ujung tepi lidah ketika membunyikan huruf dhad, sehingga sampai ke makhraj lam.
Hurufnya adalah (ض)), dan sifat ini tampak ketika sukun, maka berikan sifat istithalah pada huruf dhad jangan diputus/dihilangkan sifat tersebut.
▪️Hati-hati jangan sampai mentafkhim (menebalkan) huruf Lam, lam harus harus tetap dibaca tipis.
Banyak diantara pembaca Al-Quran menebalkan huruf lam karena bersambung dengan huruf Dhad, dan ini termasuk kesalahan.
▪️ Dhad dibaca tafkhim (tebal), dan sifat tafkhim ini selalu tampak bersama sifat istithalah dan tidak melemah tafkhimnya.
▪️ Memberikan Nabr (hentakan) pada lam Musyaddadah.
Lihat pula: Latihan Menerapkan Hukum Bacaan Mad Lazim
Demikian, semoga dapat dipahami. (*)

