5 Tips Agar Semangat Berkobar Di Bulan Ramadhan

Oleh: Ustad Yusuf Abu Ubaidah As Sidawy hafidzahullah

BLOGSANTRI.COM – Syeikh Shalih al-‘Ushaimi menyebutkan 5 hal yang harus diingat oleh seorang hamba agar bersemangat di penghujung Ramadhan dan melawan penyakit malas yang menyapanya:

1. Hendaknya dia mengingat bahwa waktu yang tersisa hanya tinggal sedikit saja. Oleh karenanya, Allah berfirman setelah menyebutkan tentang kewajiban puasa:

 

أَيَّامًا مَّعْدُودَاتٍ

Artinya:

“Hanya beberapa hari yang bisa dihitung”

Jika dia mengingat bahwa sisa waktu tinggal sedikit lagi, maka dia akan termotivasi untuk berlomba-lomba dalam kebaikan dan menyabarkan diri dalam ketaatan.

2. Hendaknya seorang hamba mengingat janji-janji Allah tentang balasan dan ampunan bagi orang yang menyelesaikan ibadah di bulan Ramadhan, seperti sabda Nabi SAW:

 

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya:

Barangsiapa yang puasa di bulan ramadhan karena keimanan dan mengharap pahala Allah, maka akan diampuni dosanya yang telah lalu.

 

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya:

Barang siapa yang mengerjakan shalat malam di bulan Ramadhan karena keimanan dan mengharap pahala Allah, maka akan diampuni dosanya yang telah lalu.

 

مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya:

Barangsiapa yang shalat pada malam Lailatul Qodr dengan penuh keimanan dan harapan pahala, niscaya akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.

Perhatikanlah sabda Nabi “Di Bulan Ramadhan” yang menunjukkan bahwa keutamaan tersebut bagi mereka yang menyempurnakan hingga selesai Ramadhan secara total.

3. Hendaknya seorang hamba menyadari bahwa amal ibadah yang dia lakukan adalah sebuah bentuk wujud syukur dia kepada Allah.

Oleh karenanya, tatkala Nabi pernah shalat malam hingga pecah-pecah kakinya, lalu Aisyah berkata kepada beliau: “Wahai Rasulullah, apakah engkau melakukan ini padahal Allah sudah mengampuni dosa-dosamu? Nabi menjawab: Wahai Aisyah, apakah aku tidak ingin menjadi hamba yang bersyukur?

Maka termasuk bentuk syukur kepada Allah jika engkau semangat beramal dan menyabarkan diri dalam ketaatan. Sebanyak apapun amal kita, maka sejatinya syukur kita kepada Allah masih sangat sedikit sekali.

4. Hendaknya seorang mengingat bahwa ajal dia adalah rahasia yang tidak dia ketahui kapan akan datang menjemputnya. Betapa banyak orang sebelum kita yang meninggal dunia di penghujung Ramadhan sehari atau dua hari.

5. Hendaknya seorang mengingat bahwa letih dan capek yang dia rasakan di dunia ini tak sebanding dengan letihnya di akherat nanti saat matahari didekatkan kepada manusia sehingga keringat bercucuran padanya dan lain sebagainya. Namun jika engkau letih dan capek sekarang, Allah akan mengganti letihmu kelak di akherat nanti dengan kenikmatan. (*)

Lihat: Tashbiru Nafsi Fiima Baqiya Min Ramadhan hlm. 2-6 karya Shalih bin Abdillah Al-‘Ushaimi.

Semoga bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum. (*)

 

- Advertisement -

Get in Touch

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related Articles

immimpangkep.ponpes.id

spot_img

Get in Touch

78,000FansSuka
5,000PengikutMengikuti
10,000PelangganBerlangganan

Latest Posts