Related Post: Belajar dari Sejarah Genosida Umat Islam Bosnia
Oleh: Muhammad Farid Wajdi
BLOGSANTRI.COM – Umat islam adalah umat yang punya jati diri dan independen. Agama Islam jelas dan tegas telah melarang Umatnya untuk tasyabbuh (meniru-niru orang kafir). Larangan ini terdapat dalam berbagai ayat, juga dapat ditemukan dalam beberapa sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan hal ini juga merupakan ijma’ (kesepakatan) para ulama. Inilah yang disebutkan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dalam kitab beliau Iqtidho’ Ash Shiroth Al Mustaqim (Ta’liq: Dr. Nashir bin ‘Abdil Karim Al ‘Aql, terbitan Wizarotusy Syu’un Al Islamiyah).
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan agar kita menyelisihi orang Yahudi dan Nashrani. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ
Artinya:
“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud. Syaikhul Islam dalam Iqtidho’ [hal. 1/269] mengatakan bahwa sanad hadits ini jayid/bagus. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaiman dalam Irwa’ul Gholil no. 1269).
Berikut ini beberapa contoh kebiasaan Orang Yahudi dan Nasrani yang banyak ditiru oleh Orang islam diantaranya: Merayakan tahun baru, Merayakan ulang tahun, Merayakan Valentine, Resepsi dengan cara ihtilath (bercampur aduk laki-laki dan perempuan), Tukar cincin, Pacaran/ pergaulan bebas, memakai pakaian yang tidak menutup (mengumbar) aurat, dan masih banyak lagi.
Rasulullah shallalahu ‘alaihi wasalam telah mengingatkan umatnya agar waspada dan melarang keras mengikuti kebiasaan Umat Yahudi dan Nasrani, diantaranya Valentine, perayaan yang mengatas-namakan Hari Kasih Sayang
وعَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيّ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللّهِ صلى الله عليه وسلم “لَتَتّبِعُنّ سَنَنَ الّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ. شِبْراً بِشِبْرٍ، وَذِرَاعاً بِذِرَاعٍ. حَتّىَ لَوْ دَخَلُوا فِي جُحْرِ ضَبَ لاَتّبَعْتُمُوهُمْ” قُلْنَا: يَا رَسُولَ اللّهِ آلْيَهُودُ وَالنّصَارَىَ؟ قَالَ “فَمَنْ؟”.[البخارى..ك..الاعتصام.. ومسلم ..ك..العلم.. باب اتباع سنن اليهود والنصارى].
Artinya:
Dari Abu Said Al-Hudri berkata: Bersabda Rasulullah saw:(kalau kamu tidak waspada) Sungguh kamu sekalian pasti akan mengikuti kebiasaan orang-orang sebelum kamu sekalian sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta, sehingga mereka masuk kelobang biyawakpun kamu ikuti. Berkata para sahabat: Apakah itu orang-orang Yahudi dan Nasrani ya Rasulullah?
Jawab Nabi:” Siapa lagi kalau bukan mereka.”(Hr Bukhori.. k.. Al-I’tisom dan Hr Muslim ..k..al-ilmu bab mengikuti kebiasaan Yahudi dan Nasrani)
Naudzu billahi min dzalik, semoga kita senantiasa diberikan kekuatan dalam menolak segala kebiasaan Yahudi dan Nashrani, serta diberikan keteguhan dalam mengamalkan ajaran Islam, perintah dan larangan dalam Islam. (*)

