BLOGSANTRI.COM – Bagaimanapun keterbatasan dan kelemahan yang ada pada diri kita, seorang muslim tetap harus punya gairah dan ghirah dalam memperjuangkan agama Allah, jihad fi sabilillah.
Duhai ikhwah …
Seberat dan sehebat apapun pekerjaan dan amalan yang engkau lakukan sebagai seorang lelaki, akan kurang sempurna jika kakimu tidak pernah berlumur debu jihad fi sabilillah.
AlImam AdzDzahabi rahimahullah pernah menulis:
قِيْلَ : إِنَّ يُوْنُسَ نَظَرَ إِلَى قَدَمَيْهِ عِنْدَ المَوْتِ وَبَكَى فَقِيْلَ: مَا يُبْكِيْكَ أَبَا عَبْدِ اللهِ؟ قَالَ : قَدَمَايَ، لَمْ تَغْبَرَّ
فِي سَبِيْلِ اللهِ [سير أعلام النبلاء6/291)
Saat sakaratul maut Yunus bin Ubaid rahimahullah melihat kedua kakinya sembari menangis. Lalu beliau ditanya: “Apa yang menyebabkanmu menangis wahai Aba Abdillah?”
Beliau menjawab: “Kedua kakiku…keduanya belum pernah berdebu dalam jihad di jalan Allah.”
Maka berdoalah dengan sungguh-sungguh kepada Allah agar kakimu bisa berdebu di medan jihad serta mengaruniakan kepada kesyahidan dalam kematian.
Barakallahu fiikum. (*)

