Pertanyaan:
Thaha dan Yasin itu nama dari Nabi Muhammad, seperti yang sering kita temukan dalam lafal shalawat dan pujian pada Nabi Muhammad ﷺ. Benarkah hal itu?
Jawab:
Yang benar, Thaha dan Yasin bukanlah nama Nabi Muhammad ﷺ. Thaha dan Yasin adalah huruf muqatha’ah yang jadi pembuka surah, sebagai tanda bahwa Al-Qur’an Al-Karim itu mukjizat.
Padahal huruf muqatha’ah ini adalah huruf yang sudah dikenal di kalangan bangsa Arab namun mereka tidak mampu untuk membuat semisal Al-Qur’an. Inilah yang jadi bukti bahwa Al-Qur’an itu wahyu dari sisi Allah.
Lihat penjelasan Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid dalam fatawanya, no. 169953.
Syaikh As-Sa’di rahimahullah dalam kitab tafsirnya menjelaskan, “Thaha adalah huruf muqatha’ah. Mayoritas surat dibuka dengan huruf muqatha’ah ini. Thaha itu bukanlah nama Nabi ﷺ ” (Tafsir As-Sa’di, hlm. 526-527)
Mufti kerajaan Saudi Arabia di masa silam, Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz rahimahullah menyatakan bahwa Thaha dan Yasin bukanlah nama Nabi Muhammad ﷺ menurut pendapat ulama yang paling kuat. Thaha dan Yasin hanyalah huruf muqatha’ah yang berada di awal surah seperti Shaad, Qaaf, Nuun dan semacam itu. (Majmu’ Al-Fatawa, 18:54)
Nama Nabi Muhammad sudah disebutkan seperti dalam hadits-hadits berikut ini.
Dari Jubair bin Muth’im radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda,
إِنَّ لِى أَسْمَاءً أَنَا مُحَمَّدٌ وَأَنَا أَحْمَدُ وَأَنَا الْمَاحِى الَّذِى يَمْحُو اللَّهُ بِىَ الْكُفْرَ وَأَنَا الْحَاشِرُ الَّذِى يُحْشَرُ
النَّاسُ عَلَى قَدَمَىَّ وَأَنَا الْعَاقِبُ الَّذِى لَيْسَ بَعْدَهُ أَحَدٌ
Artinya:
“Sungguh aku mempunyai beberapa nama. Aku adalah Muhammad, aku adalah Ahmad, aku adalah Al-Mahi (yang menghapus) –yang denganku Allah menghapus kekafiran, aku adalah Al-Hasyir (yang mengumpulkan) – yang manusia dikumpulkan pada qodam-ku (masa kenabianku), aku adalah Al-‘Aqib (yang paling belakangan) -yang tidak ada kerasulan sesudah itu-.”(HR. Bukhari, no. 4896 dan Muslim, no. 2354)
Dari Abu Musa Al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Dahulu Rasulullah ﷺ memperkenalkan dirinya pada kami dengan beberapa nama. Beliau berkata,
أَنَا مُحَمَّدٌ وَأَحْمَدُ وَالْمُقَفِّى وَالْحَاشِرُ وَنَبِىُّ التَّوْبَةِ وَنَبِىُّ الرَّحْمَةِ
Artinya:
“Aku adalah Muhammad, Ahmad, Al-Muqaffi (mengikuti nabi sebelumnya), Al-Hasyir (yang mengumpulkan), Nabiyyut taubah, dan Nabiyyur Rahmah.” (HR. Muslim, no. 2355)
Hanya Allah yang memberi taufik.
Referensi:
– Tafsir As-Sa’di. Cetakan kedua, Tahun 1433 H. Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di. Penerbit Muassasah Ar-Risalah.
– Fatwa Al-Islam Sual wa Jawab, no. 169952 (https://islamqa.info/ar/169953)
Dijawab Oleh: Muhammad Abduh Tuasikal, MSc / Sumber: DISINI

