Oleh: Ustadz Cahyadi Takariawan
Related Post: Teruslah Tilawah Al-Qur’an, Insya Allah sembuh dari Penyakit
BLOGSANTRI.COM – Seorang muslim harus mampu atau ‘memaksakan diri’ membangun kebiasaan baik, salah satunya adalah tilawah dan terus tilawah.
✅ Kalau kamu lelah, cobalah tilawah.
✅ Kalau kamu resah, segeralah tilawah.
✅ Kalau kamu gelisah, hilangkan dengan tilawah.
✅ Kalau kamu susah, mulailah tilawah.
✅ Kalau kamu gundah, jangan lupa tilawah.
✅ Kalau badanmu lemah, kuatkan dengan tilawah.
✅ Kalau imanmu tergugah, lakukan tilawah.
✅ Kalau jiwamu gerah, perbanyak tilawah.
✅ Kalau matamu basah, segera tilawah.
✅ Kalau pikiranmu cerah, cepatlah tilawah.
Lihat pula: Keistimewaan Penghafal Al-Qur’an
✅ Kalau hatimu patah, teruslah tilawah.
✅ Kalau kamu marah, redakan dengan tilawah.
✅ Kalau kamu merasa gagal, jangan lupakan tilawah.
✅ Kalau kamu kalah, harus banyak tilawah.
✅ Kalau kamu tidak mau kalah, harus makin banyak tilawah.
✅ Kalau kamu tabah, seringlah tilawah.
✅ Kalau tanganmu tengadah, mulailah tilawah.
✅ Kalau kakimu melangkah, lantunkan tilawah.
✅ Kalau hatimu berseri bak bunga merekah, seringlah tilawah.
✅ Kalau perasaanmu begitu indah, segeralah tilawah.
Lihat pula: Fadhilah Kecerdasan dari Membaca Al-Qur’an
✅ Kalau ingin keluarga sakinah, ajak mereka tilawah.
✅ Kalau ingin anak-anak salih dan salihah, ajari tilawah.
✅ Kalau ingin rejeki melimpah, rajinlah tilawah.
✅ Kalau ingin hidup penuh berkah, rutinkan tilawah.
✅ Kalau ingin mengunjungi Ka’bah, lantunkan tilawah.
✅ Kalau anganmu tengah membuncah, perbanyak tilawah.
✅ Kalau kamu malas tilawah, paksalah untuk tilawah.
✅ Kalau kamu rajin tilawah, lanjutkan terus tilawah.
✅ Kalau kamu tilawah, itulah jalan menuju jannah.
Lihat pula: Manfaat Membaca Al-Qur’an bagi Kesehatan
Mari untuk terus membangun Kebiasaan Baik. Salam terus “Taqwa”. Ayoo bantu sebarkan, Sebagai Amal Jariyah, “Barangsiapa mengajak (manusia) kepada petunjuk, maka baginya pahala seperti pahala orang yang mengikutinya tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun…” (HR. Muslim).
Barakallahu fiikum. (*)


