Kitab Tafsir Al-Qur’an Imam Suyuthi

Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)

BLOGSANTRI.COM – Berikut ini Links PDF Download Kitab Tafsir Al-Qur’an Al-Durru al-Mansur karya Imam Suyuthi

Kitab al-Durru al-Mantsur Karya Imam Suyuthi [Karya al-Imam Jalaluddin al-Suyuthi]

Link PDF Download: 

COVER – MUQADDIMAH – 

JUZ 1 – JUZ 2 – JUZ 3 – JUZ 4 – JUZ 5 – JUZ 6 – JUZ 7 – JUZ 8 – JUZ 9 – JUZ 10 – 

JUZ 11 – JUZ 12 – JUZ 13 – JUZ 14 – JUZ 15 – JUZ 16-17

Sekilas Tentang Tafsir al-Durrul al-Mantsur

Judul lengkap kitab ini, “Al-Durrul al-Mantsur fi Tafsir al-Qur’an bil Ma’tsur.” Artinya: Mutiara yang tersebar dalam penafsiran Alquran menggunakan atsar.

Dalam Muqaddimah, Imam Suyuthi mengurai sendiri ihwal kitab tafsir yang disusunnya, berisi ringkasan dari tafsir “Turjumanul Qur’an,” sebuah tafsir tebal yang menyandarkan penafsirannya kepada Rasulullah SAW, lengkap dengan sanad yang bersambung kepadanya. Imam Suyuthi melakukan peringkasan dengan memotong sanadnya guna mempersingkat pembahasan. Kendati demikian, Imam Suyuthi tidak men-takhrij hadits kecuali dari kitab-kitab yang otoritatif.

Metode yang dipakai oleh Imam Suyuthi dalam tafsir ini adalah metode tahlili (analitis). Imam Suyuthi menafsirkan ayat ini berdasarkan urutan mushaf, mulai dari al-fatihah hingga an-Nas. Kendati dikatakan sebagai tahlili (analitis), Imam Suyuthi tidak memberikan komentar apapun atas atsar (hadits Rasulullah SAW atau ungkapan sahabat) yang dia nukil dalam tafsirnya. Oleh karena itu, tafsir ini secara keseluruhan menggunakan atsar sebagai bahan penafsiran ayat-ayatnya.

Dalam penafsiranya, Imam Suyuthi menukil hadits dan ungkapan sahabat dari berbagai imam. Sesekali beliau menyebutkan nama kitabnya, tapi dengan tidak mencantumkan sanad hadits tersebut. Beliau dengan mencantumkan ayat atau sekelompok ayat yang hendak ditafsirkan (seraya diterangkan jenis Makkiyah-Madaniyahnya dan jumlah ayatnya). Kemudian beliau menyodorkan hadits-hadits yang memiliki keterkaitan dengan ayat tersebut.

Sebagai contoh adalah ketika menafsirkan sekelompok awal ayat surah al-Waqi’ah (6 ayat) kemudian ia langsung menukil atsar :

“Diriwayatkan dari Ibnu ad-Dhoris, an-Nuhhas, Ibnu Mardawaih dan al-Baihaqi dalam kitab ad-Dalail, dari Ibnu Abbas bahwa ia berkata: “surat al-Waqi’ah diturunkan di Mekkah.”

Diriwayatkan dari Ibnu Mardawaih dari Anas, bahwa Rasulullah saw bersabda: Surat al-Waqi’ah adalah surat (yang mengandung unsur, pen) kekayaan. Maka bacalah oleh kalian dan ajarkan kepada anak-anak kalian.”

Tafsir ini jika merujuk kepada terbitan Darul Fikr tahun 2011 terdapat 8 jilid. Dengan masing-masing jilid memiliki tebal kisaran 600 hingga 800 halaman.

Kitab Durrul Mantsur adalah kitab agung dalam kajian tafsir, mahakarya imam besar yang patut kita apresiasi, banggakan, dan kita rayakan khazanah keilmuannya. (*)

(* Muhammad Farid Wajdi, Guru/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep

- Advertisement -

Get in Touch

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related Articles

immimpangkep.ponpes.id

spot_img

Get in Touch

78,000FansSuka
5,000PengikutMengikuti
10,000PelangganBerlangganan

Latest Posts