Related Post: Nasehat Kebaikan dari Ibrahim bin Adham
BLOGSANTRI – Kebaikan selalu mendapat tempat dimana saja dan bisa datang dari siapa saja. Tidak ada orang yang tidak menyukai kebaikan, bahkan orang jahat sekalipun ingin diperlakukan dengan baik, secara baik, dan dalam hatinya pasti mendamba mendapatkan kebaikan.
Karena itu, kebaikan dan menjadi orang baik adalah suatu keniscayaan. Ia hadir dimana saja dan dapat dihadirkan oleh siapa saja. Masalahnya adalah adakah kita menjadi salah satu dari orang baik itu, yang selalu didamba untuk hadir menebar kebaikan atau menuntun jalan kepada kebaikan.
Artinya:
“Jangan sampai gara-gara orang lain tidak meng-apresiasimu lalu membuatmu kendor dalam berbuat kebaikan.”
Demikian ungkapan dari Ali bin Abi Thalib radliyallahu ‘anh. Karena yang membalas kebaikan bukan manusia tetapi Allah SWT, Tuhan Pemilik dan penguasa jagad raya.
Allah SWT berfirman:
Artinya:
“Dan segala kebaikan yang kamu kerjakan untuk dirimu, kamu akan mendapatkannya (pahala) di sisi Allah. Sungguh, Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” (Qs. Al-Baqarah (2): 110)
Lihat pula: Orang Baik dan Penyeru Kebaikan
Artinya:
“Segala yang baik yang kamu kerjakan, Allah mengetahuinya.” (Qs. Al-Baqarah (2): 197)
Artinya:
“Dan kebaikan apa saja yang kamu kerjakan, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahui.” (Qs. Al-Baqarah (2) : 215)
Ayat-ayat Al-Qur’an diatas hanya sebagian saja, masih banyak lagi ayat lainnya selalu menjelaskan bahwa segala sesuatu yang dilakukan oleh manusia tidak akan terlepas dari pengetahuan dan pantauan Allah SWT.
DIA-lah Allah SWT, nanti yang akan memberi ganjaran dan memberi balasan atas semua yang diperbuat oleh manusia di hari perhitungan kelak. Oleh karenanya, kita tidak layak untuk kecewa apalagi putus asa apabila tidak ada seorang pun yang tahu kebaikan yang telah kita lakukan.
Pun tidak layak untuk bersedih hanya karena tidak ada yang mengapresiasi apa yang telah kita lakukan. Cukup Allah SWT yang mengetahui setiap kebaikan dan cukup Dia-lah yang akan membalasnya dan menghargainya.
Kebaikanmu, Kepedulianmu, Ke-ramahanmu kepada orang lain, dan perhatianmu kepada sesama, semua itu janganlah kau berharap balasan dari mereka. Karena andai kau tidak mendapatkan balasannya di dunia, Sungguh Allah telah menyiapkan ganjaran yang jauh lebih besar di akhirat.
Allah SWT telah menegaskan dalam Al-Qur’anul Karim, “Kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh (balasan)nya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan yang paling besar pahalanya. (Qs. Al-Muzzammil (73) : 20)

