Related Post: Penulisan dan Ucapan Hari Kemerdekaan yang Tepat
BLOGSANTRI – Ratusan santriwati Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM yang berada di bilangan Jalan Haji Fadeli Luran Minasatene Pangkep merayakan Tahun Baru Islam 1443 H dalam gelar Semarak Gema Muharram yang dirangkaikan dengan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-76.
Semarak Gema Muharram yang diketuai Wahyuni Safitri, Pengurus OSIS/ISPM Periode 2021/2022 ini memperlombakan kecakapan dan keterampilan Khaligrafi, Tilawah Al-Qur’an, Nadham Alfiah Ibnu Malik, Story Telling/Cerita Kisah Nabi serta Lomba Kebersihan Kelas/Taman dari Tanggal 14-16 Agustus 2021.

Kegiatan semarak Ramadhan berlangsung cukup meriah dengan partisipasi seluruh santriwati per angkatan. Keseluruhan lomba ada yang berlangsung di Ruang Kelas, Lapangan Basket serta Mesjid Pesantren dengan pendampingan dan bimbingan dari guru, pembina/pengasuh pesantren.
“Semarak Gema Muharram ini, kita gelar sebagai wujud kepedulian dan kesyukuran atas nikmat kemerdekaan sekaligus mengisi kegiatan Muharram dengan beragam kegiatan positif bagi seluruh santriwati dalam lingkungan Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep,” jelas Wahyuni Safitri, yang sekarang duduk di Kelas XII.
Lihat: Gema Muharram 1443 H – Lomba Nadhom Alfiah Ibnu Malik
Lihat pula: Mengenal Kitab Alfiyah Ibnu Malik

Humas Ponpes Modern Putri IMMIM Pangkep, Muhammad Farid Wajdi, S.H.i., M.M. mengungkapkan bahwa kegiatan semarak Muharram dan Perayaan 17 Agustus ini merupakan upaya pembelajaran memaknai kemerdekaan dan fadhilah Bulan Muharram, sekaligus sebagai jalan bagi santriwati agar tetap semangat mondok selama masa pandemi Covid-19.
“Semua kegiatan dilaksanakan dengan tetap memperhatikan Protokol Kesehatan, memakai masker dan lain sebagainya serta selalu mengingatkan untuk menjaga kesehatan masing-masing. Semarak Gema Muharram setidaknya mengisi kekosongan kegiatan santriwati selama ini yang cenderung hati-hati karena pandemi Covid-19, juga agar seluruh santriwati tidak bosan berada dalam pondok tanpa kegiatan ekstrakokurikuler,” ujar Muhammad Farid Wajdi.
Sementara itu, Drs HA Rasyid Usman, Sekretaris YASDIC IMMIM Pangkep menegaskan bahwa segala kegiatan santriwati, dalam bentuk apapun, selama masa pandemi Covid-19 agar senantiasa memperhatikan protokol kesehatan. “Santriwati Putri IMMIM akan selalu mendapatkan izin untuk berkegiatan untuk mengasah kecakapan dan keterampilannya selama menjaga protokol kesehatan. Bukan hanya santriwati, tapi seluruh unsur yang ada dalam pondok pesantren,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui bahwa Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM untuk Tahun Pelajaran 2021/2022 telah melakukan pembelajaran tatap muka dengan penerapan Protokol Kesehatan, meski masih ada juga yang berlangsung secara daring sejak tanggal 5 Juli 2021. Kebijakan ini dilakukan setelah sebelumnya aktif berkoordinasi dengan Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Pangkep dan juga telah Audiens dengan Bupati Pangkep. (*)

