Related Post: Kurma dan Makanan Manis saat Berbuka Puasa
BLOGSANTRI.COM – Menyegerakan berbuka puasa setelah seharian menahan lapar, haus, serta menjaga amalan puasa termasuk bagian dari sunnah-sunnah puasa. Pada saat berbuka puasa, dianjurkan membaca doa buka puasa sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW.
Bagaimana bacaan doa buka puasa, kapan dibaca dan apa keutamaannya? Berikut ini pembahasan lengkapnya.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mensabdakan kebaikan menyegerakan berbuka puasa.
“Manusia tetap dalam kebaikan selagi menyegerakan berbuka.” (Hadits Muttafaqun ‘alaih)
Ketika matahari telah terbenam dengan jelas, maka disunnahkan untuk segera berbuka. Sebaiknya berbuka adalah dengan buah kurma (dengan jumlah bilangan ganjil, 1, 3, 5, dan seterusnya, secukupnya) dan jika tidak ada, maka berbuka dengan minum air putih.

Baca Basmalah terlebih dahulu, lalu berbuka dengan kurma atau air putih (dianjurkan minum air putih hangat). Doa buka puasa itu sendiri dibaca setelah makan kurma dan atau minum air putih yang sering disebut dengan istilah takjil ini. Atau dibaca setelah berbuka puasa sebagaimana diriwayatkan Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhu.
Lihat pula: Muslim dianjurkan Konsumsi Ini: Madu, Air Zamzam, dan Kurma
Lalu bagaimana bacaan doa berbuka puasa dalam Bulan Ramadhan? Terdapat sebuah hadits shahih tentang lafadz do’a berbuka puasa, yang diriwayatkan dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,
ذَهَبَ الظَّمَأُ، وابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وثَبَتَ اْلأَجْرُ إِنْ شَاءَاللهُ
“Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah-ed.”
Artinya:
Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki. (HR. Abu Daud).
Demikianlah lafadz Doa berbuka puasa yang benar, sebagaimana diriwayatkan dari Rasulullah SAW. (*)

