Mengenal Bravery016: Yang Berani tampil Beda

Oleh: Nur Awaliyah Amir, Ketua OSIS/ISPM Periode 2014-2015

BLOGSANTRI.COM – Ketika kami berbagi cerita ini, tepat 5 tahun lalu setelah kami meninggalkan kampus yang penuh kenangan dan suka cita, Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Minasate’ne Pangkep.

Kami angkatan yang mulai melukis kisah di pertengahan Tahun 2010. Dengan nama angkatan “Bravery016” yang dibentuk pada Tanggal 10 Oktober 2010 tepat Pukul 22.10 WITA disepakati nama itu atas fasilitasi kakak Pengurus OSIS-ISPM masa jabatan 2010/2011, Angkatan Ginong Pratidina 612.

Bravery016 dalam Porseni. (foto: ist/blogsantri)
Bravery016 dalam Porseni. (foto: ist/blogsantri)

Ketua Periode kami yang pertama terpilih Nurul Inayah atau yang akrab disapa Nunu Ketop (Telah lulus Sarjana Jurusan Manajemen Industri di Institut Pertanian Bogor), kemudian Riska Fiona (Telah lulus Sarjana Sains Terapan Jurusan Kebidanan di Politeknik Kesehatan Makassar), lanjut kami ke SMA, yang terpilih Ketua Periode adalah Musdalifa A. Karim (Melanjutkan Pendidikan Sastra Inggris di Universitas Muslim Indonesia Makassar), dan yang terakhir Faradillah Amalia Idris (Melanjutkan Pendidikan di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin Makassar) yang menjabat sampai sekarang. Kami menjadi wisudawati dalam Tahun 2016 dengan beranggotakan 38 santriwati.

Angkatan Bravery016 begitu identik dengan angka 10. Jika diperhatikan angka 10 merupakan angka biasa saja namun bagi kami angka itu memiliki arti dimana 1 merupakan garis tegak yang akan membentengi angka circle 0 dibelakangnya. Artinya anggota yang berada digaris tegak saling bergantian untuk melindungi anggota circle yang saling menggenggam erat dibelakangnya. Filosofi ini seakan melengkapi motto angkatan yang selama ini kami pegang erat, “For a Thousand Years Together as One”.

Salah satu personil Bravery016, Ayu Hartati Bakri dipeluk Ketua Yayasan, Dra Hj Sri Hajati Fachrul Islam saat berjalan bersama dalam Jalan Santai Perayaan Milad Ponpes Modern Putri IMMIM Pangkep. (foto: ist/blogsantri)
Salah satu personil Bravery016, Ayu Hartati Bakri dipeluk Ketua Yayasan, Dra Hj Sri Hajati Fachrul Islam saat berjalan bersama dalam Jalan Santai Perayaan Milad Ponpes Modern Putri IMMIM Pangkep. (foto: ist/blogsantri)
Foto bersama usai menggelar Workshop Penulisan Puisi dan Cerpen. (foto: ist/blogsantri)
Foto bersama usai menggelar Workshop Penulisan Puisi dan Cerpen. (foto: ist/blogsantri)

Kata ‘Bravery’ sendiri adalah kosa kata Bahasa Inggris yang berarti berani atau keberanian. Selama perjalanan merebut pendidikan di Ma’had tercinta, kami selalu dihadapkan pada banyak hal baru dan berani tampil beda, hal yang mungkin bisa disebut bagian dari sejarah yang tidak klasik untuk kami yang masih terus belajar dan berusaha mengikat solidaritas.

Seperti umumnya nama sebagai sebuah doa, keberanian kami tergambar saat angkatan kami menjabat kepengurusan OSIS-ISPM masa bakti 2014/2015. Dimulai dengan Ketua dan Sekertaris OSIS yang awam dan Pembina OSIS yang baru menjabat bersama, Sri Sarmilawati, S.Pd. Jika beliau membaca cerita ini, “Ibu, kami masih anak manista yang selalu kejarki kalau lewat didepan asrama.”

Santriwati Putri IMMIM Angkatan Bravery016 saat belajar Jurnalistik di Kantor Redaksi Harian Tribun Timur Makassar. (foto: ist/blogsantri)
Santriwati Putri IMMIM Angkatan Bravery016 saat belajar Jurnalistik di Kantor Redaksi Harian Tribun Timur Makassar. (foto: ist/blogsantri)
PMR Unit Ponpes Modern Putri IMMIM Pangkep terbentuk di Periode Bravery016 memegang Kepengurusan OSIS/ISPM. Foto Angkatan I PMR foto bersama dengan Ketua PMI Kabupaten, Pengurus Yayasan, Para Kepala Sekolah dan Pembina. (foto: ist/blogsantri)
PMR Unit Ponpes Modern Putri IMMIM Pangkep terbentuk di Periode Bravery016 memegang Kepengurusan OSIS/ISPM. Foto Angkatan I PMR foto bersama dengan Ketua PMI Kabupaten, Pengurus Yayasan, Para Kepala Sekolah dan Pembina. (foto: ist/blogsantri)

Bermodalkan keberanian dan ketekunan, kami berhasil memprogramkan 3 Program ekstrakokurikuler besar yang sebelumnya belum pernah dilaksanakan di periode OSIS sebelumnya, yaitu Pelatihan Jurnalistik Dasar (PJD) Angkatan I yang mengantarkan kami menduduki Redaksi Harian Tribun Timur dan Harian Fajar, terbentuknya Palang Merah Remaja (PMR) Angkatan I yang langsung hyperaktif menggelar kegiatan Diksar PMR di lingkungan kampus, mengikuti lomba kepalangmerahan dan pada beberapa kesempatan melibatkan diri pada kegiatan PMI Kabupaten, Workshop Penulisan Puisi dan Cerpen, serta Kegiatan Pramuka kembali diaktifkan. Kami banyak berutang motivasi dan pengalaman dari Etta Adil. “Terimakasih Etta telah merangkul kami selama masa-masa sulit.”

Sebelum kami akhiri, kami ingin menyebutkan ini. Ketika kalian menikmati pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) internal dalam kampus setiap tahunnya, angkatan kamilah yang pertama kali mengangkat tema balon untuk meramaikan momen itu. Setiap kami melihat balon di acara PORSENI setelah kami tidak lagi di ma’had, kami selalu mengenang betapa indahnya PORSENI tahunan.

Untuk Adik-adik yang masih menuntut ilmu di ma’had tercinta, “Tengoklah samping kiri kananmu, lukislah kenangan indahmu, tata rapi di memorimu dan yakinlah rangkulan hangat akan selalu menggapaimu.”

Nur Awaliyah Amir, 22 Januari 2021

(* Nur Awaliyah Amir, atau familiar dipanggil Kak Lia, telah menyelesaikan pendidikan sarjananya di UNHAS, Jurusan Sastra Inggris, Tahun 2020—redaksi blogsantri.com.

- Advertisement -

Get in Touch

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related Articles

immimpangkep.ponpes.id

spot_img

Get in Touch

78,000FansSuka
5,000PengikutMengikuti
10,000PelangganBerlangganan

Latest Posts