Oleh: Nur Fadliah Rahmah, Putri IMMIM Kelas X, AlMaqazah723

Desember bulan yang penuh dengan kesedihan
Tiada aktivitas yang dapat dilaksanakan
Hal yang termimpika tak dapat diwujudkan
Hanya kegalauan hati yang menyelimuti
Aku hanya bisa terdiam
Karena hujan sesekali datang
Menyanyikan syahdu yang membuat langkahku terhenti
Kuterpaku dalam diam.
Menatap hari yang penuh dengan Kesempitan
Pada kesempata berjalan mengelilingi kamar
Kamar yang tak berpenghuni
Situasi yang menyedihkan tanpa senda gurau.
Kekosongan hati terasa pada bulan ini
Tak ada warna warni kehidupan yang
Biasa kurasakan seperti bulan bulan sebelumnya
Hanya ada warna hitam putih yang memenuhi hari-hariku.
Aku tak tahu kemana warna warn kehidupanku
Entah pergi ataukah mungkin akan kembali
Untuk selamanya atau hanya pada Bulan Desember saja
Kehidupan terus berlalu tanpa rasa.
Akankah kembali keceriaan terlihat di wajah
Dan kuberharap keriangan membahana pada kehidupan selanjutnya.
Pangkep, Desember 2020. (*)
Lihat pula: Tetap Fokus Menulis selama Masa Pandemi Covid-19

