Pentingnya Field Trip dalam Penguatan Literasi dan Nilai-nilai HAM bagi Santri

Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)

Related Post: Mengenal Nilai-nilai HAM dan Penegakan HAM di Indonesia

BLOGSANTRI.COM – Apa itu Field Trip? Dalam Bahasa Inggris, Field diartikan lapangan, sedang Trip berarti perjalanan. Jadi, Field Trip bisa diartikan perjalanan atau kunjungan lapangan, dan lebih banyak diartikan: karya wisata. Lantas, siapa yang memerlukan field trip?

Bagi penulis yang seorang guru, Field Trip dibutuhkan oleh murid dan guru sekaligus. Karya Wisata akan memperkaya pemahaman budaya dan lingkungan sosial siswa, serta berpotensi menunjukkan minat yang lebih besar terhadap seni, toleransi yang lebih besar terhadap Orang atau kelompok tertentu dengan pandangan yang berbeda, dan meningkatkan hasil pendidikan mereka.

Seorang guru membutuhkan field trip, dalam kapasitas sebagai pemandu (guide), dalam melakukan kunjungan lapangan yang terkait dengan mata pelajaran yang diasuhnya. Pengenalan lapangan (field of Study) sebagai obyek observasi, secara tidak langsung akan memberikan penguatan literasi dan Nilai-nilai hak azasi manusia bagi setiap siswa/santri.

Bagi setiap siswa, apalagi terkhusus santri yang selama ini ekosistem pendidikannya dibatasi oleh ‘penjara suci’, lingkungan sekolah yang berasrama dan aturan pondok yang sangat ketat, maka sesekali keluar dengan field trip itu penting, melihat dunia luar untuk merefresh pikiran sekaligus mengenali lingkungan sosial yang lebih kompleks.

Mengenali lingkungan di luar ekosistem pendidikan itu perlu pembimbingan, maka disinilah maksud dan tujuan field trip harus dirumuskan. Kegiatan ini harus menjadi ekskul tahunan, khususnya bagi siswa/santri SMA, yang mana destinasi kunjungannya harus mencakup banyak aspek pembelajaran didalamnya: Ilmu Pengetahuan Alam, Sosiologi-Antropologi, Ekonomi, Sejarah, Pendidikan Kewarganegaraan (PPKn), Ilmu Bumi (Geologi), Pendidikan Agama Islam (PAI), dan lain sebagainya.

Narzis sebelum memasuk Ruang Pusat Informasi Geologi (PIG) Maros-Pangkep. (foto: ist/*)
Narzis sebelum memasuk Ruang Pusat Informasi Geologi (PIG) Maros-Pangkep. (foto: ist/*)
Narzis sebelum memasuk Ruang Pusat Informasi Geologi (PIG) Maros-Pangkep. (foto: ist/*)
Foto Bersama sebelum memasuk Ruang Pusat Informasi Geologi (PIG) Maros-Pangkep. (foto: ist/*)

Pengalaman terbaru penulis saat menjadi pembimbing (guide) dalam field trip 2025 menetapkan tema, “Membangun Harmoni dalam Melihat Sejarah dan Masa Depan”. Pesertanya adalah 26 Santriwati Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep. Cukup mudah diorganizir, dalam satu bus yang nyaman, menjadi pengalaman berharga dan tak terlupakan saat mengunjungi 6 destinasi: Pusat Informasi Geologi (PIG) Maros-Pangkep, Museum Daerah Maros, Naval Museum/Kapal Angkatan Laut (KAL) Lantamal VI Makassar, RRI Stasiun Makassar, Tribun Timur Makassar, Trans Studio Mal (TSM) Makassar.

Mengapa Santri paling tepat diberikan field trip? Meski cukup sulit dalam perizinan keluar pondok, tetap saja field trip diperlukan untuk memberikan pemahaman dan wawasan baru bagi siswi/santri terkait konteks sosial, toleransi, serta Nilai-nilai HAM, penghargaan terhadap sesama yang beraneka-ragam latar belakang sosial, agama, bahasa dan asal daerah, dan lain sebagainya. Dalam pelaksanaan field trip itu, secara tidak langsung siswi/santri mereka menyadari kompleksitas lingkungan sosial dan lingkungan profesional (tempat kerja) pada saat yang sama mereka menyelami sejarah, dengan mengunjungi museum dan diajak berpikir masa depan, dengan mengunjungi redaksi media mainstream.

Field Trip, Destinasi kedua: Museum Daerah Maros. (foto: ist/*)
Field Trip, Destinasi kedua: Museum Daerah Maros. (foto: ist/*)
Field Trip Santri Kelas X Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep. (foto: ist/*)
Field Trip Santri Kelas X Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep. (foto: ist/*)

Apa yang terjadi kemudian? Siswi/Santri termotivasi untuk menyelami ruang-ruang sejarah dan budaya masa lampau di museum, memahami perjalanan waktu dari masa prasejarah ke masa sejarah, tersadarkan pentingnya menulis dan literasi sebagai bagian penting dari warisan peradaban, melihat secara langsung profesi marinir (TNI Angkatan Laut) di Naval Museum dan bahagia dapat merasakan secara langsung naik Kapal Angkatan Laut (KAL). Tak hanya itu, secara tidak langsung tertanam di benaknya kecintaan terhadap TNI, muncul rasa bela negara, cinta tanah air, serta bertambah wawasannya terhadap wilayah kedaulatan laut negaranya.

Pada kunjungan ke RRI, para siswi/santri dapat merasakan kehangatan berbagi informasi di ruang studio, disana ada tawa, saling sapa, dan mengakrabi orang dengan sopan dan bersahabat di ruang udara, request lagu dan saling kirim pesan rindu. Hal yang sama juga terjadi di ruang redaksi Harian Tribun Timur, disini ada penjelasan tentang perkembangan jurnalisme, dari media mainstream ke media sosial dan bagaimana memanfaatkan keduanya dengan bijak. Ada penanaman Nilai-nilai HAM saat kerja-kerja jurnalistik itu dijalankan oleh para wartawan, apatah lagi memang Tribu Timur merupakan salah satu media pertama di Indonesia Timur yang mengembankan Jurnalisme Warga (citizen journalism).

Field Trip 2025, Destinasi ke-5, Redaksi Tribun Timur. (foto: ist/*)
Field Trip 2025, Destinasi ke-5, Redaksi Tribun Timur. (foto: ist/*)

Tak banyak guru yang memiliki kompetensi sebagai Team Leader dalam pelaksanaan Field Trip, karena itu penulis siap berbagi Tips dan Trik untuk pelaksanaannya yang lebih baik kedepannya. Satu yang penting tak boleh dilupakan dalam field trip adalah dukungan perizinan, pendanaan dan media. Karena itu, penulis menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pimpinan YASDIC IMMIM Pangkep, Yayasan Cahaya Guru (YCG), International NGO Forum on Indonesian Development (INFID), Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII), Media Blogsantri, Palontaraq dan Ettapedia.

Salam sehat dan bahagia untuk semuanya, semoga catatan singkat ini bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum. (*).

 

(* Muhammad Farid Wajdi, Guru/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep.

- Advertisement -

Get in Touch

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related Articles

immimpangkep.ponpes.id

spot_img

Get in Touch

78,000FansSuka
5,000PengikutMengikuti
10,000PelangganBerlangganan

Latest Posts