Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
BLOGSANTRI.COM – Alhamdulillah, satu kesyukuran dan kebahagiaan tersendiri dapat terus mengikuti majelis ilmu bersanad dari beragam kitab khazanah keilmuan Islam, tak terkecuali Kitab-kitab Sirah Nabawiyah.
Diantara kitab Sirah Nabawiyah yang cukup populer di kalangan santri dan dikejar sanadnya adalah Kitab Mandzhumah al-Urjuzah al-Mi’iyah dan Kitab Ar-Rahiqul Makhtum. Berikut ini catatan link ulasannya:
1. Kitab Mandzhumah al-Urjuzah al-Mi’iyyah
Kitab Manzhūmah al-Urjūzah al-Mi’iyyah fī Dhikr Ḥāl Khayr al-Bariyyah (المنظومة الأرجوزة المئية في ذكر حال خير البرية) adalah sebuah kitab nazham (puisi ilmiah) berisi sirah Nabi Muhammad ﷺ, yang sangat terkenal di kalangan ulama Ahlus Sunnah, terutama kalangan salafiyah dan madrasah tahfizh.
Kitab al-Urjūzah al-Mi’iyyah fī Dhikr Ḥāl Khayr al-Bariyyah merupakan Nadzam 100 Bait tentang Riwayat Hidup Nabi yang Mulia, ditulis oleh Ibnu Abī al-‘Izz al-Ḥanafī (w. 792 H), seorang faqih Hanafiyah, dikenal sebagai pensyarah Aqidah Thahawiyah. Kitab ini didesain agar mudah dihafal dan dipahami oleh penuntut ilmu tentang sejarah ringkas Nabi Muhammad SAW.
Lihat: Meraih Ijazah Sanad Mandzumah Al-Urjuzah Al-Mi’iyyah, Mandzhumah Al-Urjuzah Al-Mi’iyyah Bait 1-10 (1), Mandzhumah Al-Urjuzah Al-Mi’iyyah Bait 11-20 (2), Mandzhumah Al-Urjuzah Al-Mi’iyyah Bait 21-30 (3), Mandzhumah Al-Urjuzah Al-Mi’iyyah Bait 31-40 (4)
2. Kitab ar-Rahiqul Makhtum
Kitab ar-Raḥīq al-Makhtūm (الرحيق المختوم) adalah salah satu karya paling terkenal dalam bidang Sirah Nabawiyah (biografi Nabi Muhammad ﷺ), yang ditulis secara ilmiah, sistematis, dan mendalam. Kitab ini banyak dijadikan rujukan di pesantren, universitas Islam, dan lembaga dakwah di seluruh dunia.
Kitab ar-Raḥīq al-Makhtūm berjudul lengkap ar-Raḥīq al-Makhtūm fī Sīrat Khayr al-Makhluqāt (Nektar yang Tersegel tentang Sirah Makhluk Terbaik), ditulis oleh Syaikh Ṣafiyyur-Raḥmān al-Mubārakfūrī, Ulama asal India, pakar hadits dan sirah. Kitab ini memenangkan juara pertama dalam lomba penulisan Sirah Nabawiyah yang diselenggarakan oleh Rabithah ‘Ālam Islāmī (Liga Dunia Islam) di Makkah pada tahun 1979 M/1399 H.
Lihat: Meraih Ijazah Sanad Kitab Ar-Rahiqul Makhtum, Mengakrabi Sirah Nabawiyah dalam Kitab Ar-Rahiqul Makhtum
3. Kitab Khulasoh Nurul Yaqin
Kitab Khulāṣah Nūr al-Yaqīn, berjudul lengkap Khulāṣah Nūr al-Yaqīn fī Sīrat Sayyid al-Mursalīn, yang artinya: Ringkasan Cahaya Keyakinan tentang Biografi Pemimpin Para Rasul adalah sebuah ringkasan biografi Nabi Muhammad ﷺ (sirah nabawiyah) yang diadaptasi dari kitab terkenal “Nūr al-Yaqīn fī Sīrah Sayyid al-Mursalīn” karya Syaikh Muhammad al-Khudhari. Kitab ringkasan ini banyak dipelajari di Pondok Pesantren tradisional di Indonesia karena bahasanya mudah dan materinya padat namun jelas.
Lihat: Khulasoh Nurul Yaqin dan Terjemahnya: Muqaddimah (1), Khulasoh Nurul Yaqin dan Terjemahnya: Masa yang Pertama (2), Khulasoh Nurul Yaqin dan Terjemahnya: Ringkasan Masa yang Pertama (3).
4. Kitab Alfiah al-‘Iraqi fis Sirah
Lihat: Meraih Ijazah Sanad Alfiah al-‘Iraqi fis Sirah
5. Kutub Sirah Nabawiyah (6 Kitab)
(1) Urjuzah Mi_iyyah fi Zikri Hali Asyrafil Bariyyah, karya Ibnu Abil Izz (Download Kitabnya: الأرجوزة);
(2) Ar-Rahiqul Makhtum, karya Shafiyyur Rahman Al Mubarokfuri (Download Kitabnya: الرحيق المختوم);
(3) Al-Futuhat Ar-Rahmaniyyah fi Syarhil Urjuzah Al-Mi_iyyah, karya Syekh Walid bin Idris Al-Manisi (Download Kitabnya: الفتوحات الرحمانية شرح الأرجوزة الميئية);
(4) Tuhfatul Wafa’ fi Nasabil Mushtofa, karya Syekh Abdurrohman bin Mukhtar Asy Syinqithi; Download: متون السيرة ,
(5) Kitab Al-Bidayah fis Siroh (Al Khulashoh Al Bahiyyah fi Tartib Ahdatsi Siroh Nabawiyyah), karya Syekh Wahid Abdus Salam Baly; Download: الخلاصة البهية النسخة الأخيرة
(6) Kitab Is’adul Bariyyah fi Syarhil Bidayah fi Siroh Nabawiyyah, karya Syekh Kholid Al Juhani. Download: إسعاد البرية في السيرة النبوية
Lihat: Meraih Ijazah Sanad Kutub Siroh Nabawiyah
Demikian catatan singkat ini. Semoga bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum. (*)
(* Muhammad Farid Wajdi, Guru Sejarah Kebudayaan Islam (SKI)/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep, Sulsel.

