Oleh: Ustadz dr. Raehanul Bahraen
BLOGSANTRI.COM – Tidak jarang selingkuh dimulai dari saling curhat curcol kepada istri/suami orang lain, dari simpati, lalu empati, lalu berbungalah rasa.
Terbesit pikiran dan godaan setan, “Aduh seandainya suamiku/istriku seperti dia, enak dicurhatin, pengertian, penuh kasih sayang, lemah lembut, menerima apa adanya dan mau memberikan solusi”.
Kaum muslimin hindarilah hal ini, meskipun curhat curcol langsung kepada ustadz/ah, apalagi ustadznya masih muda.
Solusinya adalah: Diskusikan atau musyawarahkan dengan orang yang berilmu dan berpengalaman, wanita kepada ustadzah, laki-laki kepada ustadz. Atau diskusikan kepada anggota keluarga, masih banyak solusi yang lain.
Semoga dijauhkan dari at-takhbib yaitu merusak rumah tangga orang lain. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ﻭَﻣَﻦْ ﺃَﻓْﺴَﺪَ ﺍﻣْﺮَﺃَﺓً ﻋَﻠَﻰ ﺯَﻭْﺟِﻬَﺎ ﻓَﻠَﻴْﺲَ ﻣِﻨَّﺎ
Artinya:
”Barang siapa yang merusak hubungan seorang wanita dengan suaminya maka dia bukan bagian dari kami.”[HR. Ahmad]
Barakallahu fiikum. (*)

