Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
BLOGSANTRI.COM – Berikut ini beberapa ringkasan dari pembahasan Bab-bab yang ada dalam Kitab Riyadhus sholihin.
Bab 4. Kebenaran
Bab 5. Muraqabah (Merasa diperhatikan Allah);
Bab 6. Ketaqwaan;
Bab 7. Yakin Dan Tawakkal;
Bab 6. KetaqwaanRiyadhus Shalihin Bab 8. Istiqomah (Bertindak Lurus);
Bab 9. Tafakkur ( Berfikir Tentang Makhluk Ciptaan Allah);
Bab 10. Bersegera Kepada Kebaikan Dan Menganjurkan Kepada Orang Yang Menuju Kebaikan Supaya Menghadapinya Dengan Sungguh-sungguh Tanpa Keragu-raguan;
Bab 11. Bersungguh-sungguh;
Bab 12. Menganjurkan Untuk Menambah-nambah Kebaikan Pada Akhir-akhir Umur;
Bab 13. Menerangkan Banyaknya Jalan-jalan Kebaikan;
Bab 14. Berlaku Sedang dalam Beribadah;
Bab 15. Memelihara Kelangsungan Amalan-amalan;
Bab 16. Perintah Memelihara Sunnah dan Adab-adabnya;
Bab 17. Kewajiban Mengikuti Hukum Allah dan Apa-apa Yang Diucapkan Oleh Orang Yang Diajak Ke Arah Itu Dan Yang Diperintah Berbuat Kebaikan Atau Dilarang Berbuat Keburukan;
Bab 18. Larangan Terhadap Kebid’ahan dan Perkara yang Diada-adakan;
Bab 19. Orang Yang Memulai Membuat Sunnah Yang Baik Atau Buruk;
Bab 20. Memberikan Petunjuk Kepada Kebaikan Dan Mengajak Ke Arah Hidayah Atau Ke Arah Kesesatan;
Bab 21. Tolong-menolong dalam Kebaikan dan Ketaqwaan;
Bab 22. Nasihat;
Bab 23. Memerintah Dengan Kebaikan Dan Melarang Dari Kemungkaran;
Bab 24. Memperkeraskan Siksaan Orang Yang Memerintahkan Kebaikan Atau Melarang Dari Kemungkaran, Tetapi Ucapannya Tidak Tepat Dengan Kelakuannya;
Bab 25. Perintah Menunaikan Amanat;
Bab 26. Keharamannya Menganiaya Dan Perintah Mengembalikan Apa-apa Yang Dari Hasil Penganiayaan;
Bab 27. Mengagungkan Kehormatan Kaum Muslimin Dan Uraian Tentang Hak-hak Mereka Serta Kasih Sayang Dan Belas Kasihan Kepada Mereka;
Bab 28. Menutupi Aib Kaum Muslimin Dan Melarang Untuk Menyiar-nyiarkannya Tanpa Adanya Kepentingan Darurat;
Bab 29. Menyampaikan Hajat-hajatnya Kaum Muslimin;
Bab 30. Syafaat;
Bab 31. Mendamaikan Antara Para Manusia;
Bab 32. Keutamaan Kaum Muslimin Lemah, Kaum Fakir dan Orang-orang Tidak Masyhur;
Bab 33. Bersikap Lemah-lembut kepada Anak Yatim, Anak-Anak Perempuan dan Orang Lemah yang Lain, Kaum Fakir Miskin, Orang Cacat, Berbuat Baik kepada Mereka, Mengasihi, Merendahkan Diri Serta Bersikap Merendah kepada Mereka;
Bab 34. Berwasiat Kepada Kaum Wanita;
Bab 35. Hak Suami Atas Istri (Yang Wajib Dipenuhi Oleh Istri);
Bab 36. Memberikan Nafkah Kepada Para Keluarga;
Bab 37. Memberikan Nafkah Dari Sesuatu Yang Disukai Dan Dari Sesuatu Yang Baik
Bab 38. Kewajiban Memerintah Keluarga dan Anak-anak yang Sudah Tamyiz, juga Semua Orang dalam Lingkungan Penjagaannya, Supaya Taat kepada Allah dan Melarang Mereka dari Menyalahinya, Mendidik Mereka Dan Mencegah Mereka dari Melakukan Larangan;
Bab 39. Hak Tetangga dan Berwasiat Dengannya;
Bab 40. Berbakti kepada Kedua Orangtua dan Mempererat Keluarga;
Bab 41. Keharamannya Berani -Durhaka- Kepada Orangtua dan Memutuskan Ikatan Kekeluargaan;
Bab 42. Keutamaan Berbakti Kepada Kawan-kawannya Ayah, Kawan-kawannya Ibu, Kerabat, Kawan-kawannya Istri dan Orang Lainnya yang Sunnah Dimuliakan;
Bab 43. Memuliakan Ahli Baitnya Rasulullah shalallahu alaihi wasalam Dan Menerangkan Keutamaan Mereka;
Bab 44. Memuliakan Alim Ulama, Orang Tua, Ahli Keutamaan dan Mendahulukan Mereka atas lainnya, Meninggikan Kedudukan serta Menampakkan Martabat Mereka;
Bab 45. Berziarah kepada Para Ahli Kebaikan, Duduk dengan Mereka, Mengawani -Menemani- Mereka, Mencintai Mereka, Meminta Mereka Berziarah, Meminta Doa dari Mereka serta Berziarah Ke Tempat-tempat Yang Utama;
Bab 46. Keutamaan Mencintai Karena Allah Dan Menganjurkan Sikap Sedemikian, Juga Memberitahukannya seorang Kepada Orang Yang Dicintainya Bahwa Ia Mencintainya Dan Apa Yang Diucapkan Oleh Orang Yang Diberitahu Sedemikian Itu;
Bab 47. Tanda-tanda Kecintaan Allah Kepada seorang Hamba Dan Anjuran Untuk Berakhlak Sedemikian Serta Berusaha Menghasilkannya;
Bab 48. Ancaman Dari Menyakiti Orang-orang Shalih, Kaum Yang Lemah dan Fakir Miskin;
Bab 49. Menjalankan Hukum-hukum Terhadap Manusia menurut Lahirnya, Sedang Keadaan Hati Mereka Terserah Allah;
Bab 50. Takut Kepada Allah;
Bab 51. Mengharapkan;
Bab 52. Keutamaan Mengharapkan;
Bab 53. Mengumpulkan antara Takut dan Mengharapkan;
Bab 54. Keutamaan Menangis karena Takut Kepada Allah dan Karena Rindu PadaNya;
Bab 55. Keutamaan Zuhud di Dunia dan Anjuran untuk Mempersedikit Keduniaan Dan Keutamaan Kefakiran;
Bab 56. Keutamaan Lapar, Hidup Sederhana, Cukup Dengan Sedikit Saja Dalam Hal Makan, Minum, Pakaian Dan Lain-lain Dari Ketentuan-ketentuan Badan Serta Meninggalkan Kesyahwatan-kesyahwatan (Keinginan-keinginan Jasmaniyah);
Bab 57. Qana’ah -Puas Dengan Apa Adanya Dan Tetap Berusaha-, ‘Afaf -Enggan Meminta-minta-, Berlaku Sederhana Dalam Kehidupan Dan Berbelanja, Serta Mencela Meminta Tanpa Darurat;
Bab 58. Boleh Menerima Pemberian Tanpa Meminta Atau Mengintai -Mengharap-harapkan;
Bab 59. Anjuran Untuk Makan Dari Hasil Usaha Sendiri Dan Menahan Diri Dari Meminta Serta Menuntut Agar Diberi;
Bab 60. Murah Hati Dan Dermawan Serta Membelanjakan Dalam Arah Kebaikan Dengan Percaya Penuh Kepada Allah;
Bab 61. Melarang Sifat Bakhil Dan Kikir;
Bab 62. Mengutamakan Orang Lain dan Memberi Pertolongan Agar Menjadi Contoh (panutan);
Bab 63. Berlomba-lomba Dalam Perkara Akhirat -Amal Kebaikan- Dan Mengambil Sebanyak-banyaknya dari Apa-apa yang Dapat Menyebabkan Keberkahan;
Bab 64. Keutamaan Orang Kaya yang Bersyukur, Yakni Orang Yang Mengambil Harta Dari Arah Yang Diridhai dan Membelanjakannya Ke Arah-arah Yang Diperintahkan;
Bab 65. Mengingat-ingat Kematian dan Memperpendek Angan-angan;
Bab 66. Sunnahnya Berziarah Kubur Bagi Lelaki dan Apa-apa yang Diucapkan Orang yang Berziarah;
Bab 67. Makruhnya Mengharapkan Kematian Dengan Sebab Adanya Bahaya Yang Menimpanya, Tetapi Tidak Mengapa Jika Karena Takut Akan Adanya Fitnah Dalam Agama;
Bab 68. Kewara’an dan Meninggalkan Apa-apa yang Syubhat;
Bab 69. Sunnahnya Memencilkan Diri Di Waktu Rusaknya Keadaan Zaman atau Karena Takut Fitnah dalam Agama dan Jatuh Dalam Keharaman, Kesyubhatan-kesyubhatan Atau Lain-lain sebagainya;
Bab 70. Keutamaan Bergaul dengan Orang Banyak, Menghadiri Shalat Jum’at dan Berjamaah, Mengunjungi Tempat-tempat Kebaikan dan Majelis Dzikir, Menjenguk Orang Sakit, Mengantar Jenazah, Membantu yang Punya Hajat, Menunjukkan Yang Bodoh dan Lain-lain, Termasuk Kemaslahatan Mereka bagi Orang Yang Kuasa Beramar Ma’ruf-Nahi Mungkar, serta Mencegah Diri Sendiri dari Berbuat Menyakiti serta Sabar Atas Sesuatu Yang Menyakitkan -Yang Menimpa pada Diri Sendiri;
Bab 71. Tawadhu’ dan Menundukkan Sayap -Yakni Merendahkan Diri- Kepada Kaum Mu’minin;
Bab 72. Haramnya Bersikap Sombong Dan Merasa Heran -Bangga- Pada Diri Sendiri;
Bab 73. Bagusnya Budi Pekerti;
Bab 74. Sabar, Perlahan-lahan, Kasih Sayang dan Lemah Lembut;
Bab 75. Memaafkan Dan Tidak Menghiraukan Orang-orang Bodoh;
Bab 76. Menahan Diri -Bersabar- dari Apa-apa Yang Menyakitkan;
Bab 77. Marah Jikalau Kehormatan Syara’ Dilanggar dan Membantu Kemenangan Agama Allah;
Bab 78. Perintah Kepada Pemegang Pemerintahan Supaya Bersikap Lemah-lembut Kepada Rakyatnya, Memberikan Nasihat serta Kasih Sayang kepada Mereka, Jangan Mengelabui dan Bersikap Keras Pada Mereka, Juga Jangan Melalaikan Kemaslahatan Mereka, Lupa Mengurus Mereka Ataupun Apa-apa yang Menjadi Hajat Kepentingan Mereka;
Bab 79. Penguasa Yang Adil;
Bab 80. Wajibnya Mentaati Penguasa Pemerintahan dalam Perkara-perkara Bukan Kemaksiatan dan Haramnya Mentaati Mereka dalam Urusan Kemaksiatan;
Bab 81. Dilarang Meminta Jabatan Pemerintahan, Memilih Meninggalkan Kekuasaan Jikalau Tidak Ditentukan Untuk Itu atau Karena Ada Hajat -Kepentingan- Padanya;
Bab 82. Memerintah Sultan atau Qadhi dan lainnya dari Golongan Pemegang Pemerintahan supaya Mengangkat Wazir -Pembantu- yang Baik dan Menakut-nakuti Mereka dari Kawan-kawan Yang Jahat Serta Menerima -Membenarkan- Keterangan Mereka Itu;
Bab 83. Melarang Memberikan Jabatan Sebagai Amir -Penguasa Negara- ataupun Kehakiman Dan Lain-lainnya Dari Jabatan-jabatan Pemerintahan Negara kepada Orang Yang Memintanya Atau Tamak -Berambisi- Untuk Memperolehnya, lalu Menawarkan Diri Untuk Jabatan Itu.
Kitab Adab
Kitab Etika Makan
Kitab Pakaian
Kitab Etika Tidur dan Duduk
Kitab Ucapan Salam
Kitab Menjenguk Orang Sakit dan Jenazah
Kitab Etika Berpergian
Kitab Keutamaan-Keutamaan
Kitab I’tikaf
Kitab Haji
Kitab Jihad
Kitab Ilmu
Kitab Memuji dan Bersyukur Kepada Allah Ta’ala
Kitab Bershalawat Kepada Rasulullah
Kitab Dzikir
Kitab Do’a
Kitab Tentang Perkara yang Dilarang
Bab 370. Beberapa Hadits Yang Tidak Termasuk Dalam Bab Tertentu Namun Sangat Penting Untuk Diketahui
Kitab Istighfar.

